Dia Sedang Belajar Membaca

Ini tentang seorang teman saya, Chinese. Beberapa hari lalu dia bertanya pada saya, “Kamu tinggal di rumah ya, bukan di asrama? Di sana ada program kursus Quran tidak?”. “Ya, saya tinggal di rumah. Tidak ada. Hanya ada semacam liqo”, jawab saya. Waktu itu saya tidak begitu menghiraukan pertanyaannya. Saya hanya berpikir bahwa mungkin jika ada program semacam itu maka dia ingin tinggal di rumah, dan program kursus yang dia maksud pun ternyata berbeda dengan yang saya tangkap. Saya kira program yang dia maksud adalah program dimana dia bisa belajar tafsir Al quran. Baru kemarin saya tahu bahwa yang dia maksud adalah program belajar membaca Al quran.

Ada perasaan iba bersama senang ketika saya tahu bahwa dia tengah belajar membaca Al quran. Di usianya yang sebaya dengan saya, dia baru memulai belajar membaca Al quran. Di negara kita, Indonesia, anak-anak bahkan sejak berumur 3-4 tahun atau bahkan kurang sudah diajari membaca Al quran. MasyaAllah.. Betapa beruntungnya kita, yang Allah takdirkan untuk lahir di Indonesia. Tidak ada larangan untuk memeluk Islam, tidak ada larangan untuk menutup aurat, tidak ada larangan untuk shalatm tidak ada larangan untuk belajar dan membaca Al quran. Dimana-mana suara adzan dapat kita dengar ketika waktu shalat tiba, tidak sulit untuk menemukan masjid atau madrasah.

Kembali ke cerita teman saya. Di tengah perbincangan kami tentang kursus membaca Al quran itu, dia menangkap keheranan saya tentang mengapa di usianya yang sekarang ini dia baru belajar membaca Al quran. Dia menimpali, “Di China, belajar apalagi membaca Al quran itu dilarang. Kami hanya bisa belajar dari ayah ibu kami, itu pun jika mereka bisa membaca Al Quran”. Seketika miris mendengar perkataannya. Spontan saya membalas, “Ayo pindah saja ke Indonesia, di sana tidak ada larangan untuk menjalankan ajaran Islam. Kamu bisa belajar kapan dan dimana pun”. Ada rasa haru dan bangga ketika melihat saudara saya ini masih memiliki semangat untuk belajar membaca Al quran. Semoga Allah memberkahi dan mempermudah ikhtiarmu, Sahabat.

Pikiran saya melayang jauh ke Indonesia sana, tempat dimana kebebasan beragama begitu dijunjung, tempat dimana Islam dengan bebasnya disebarkan dari satu tempat ke tempat lain. Tersedia kesempatan yang besar bagi muslim di Indonesia untuk menjadi muslim yang taat, pun menjadi muslim KTP. Tidak ada larangan (dari negara) untuk memilih salah satunya, semuanya kembali kepada pilihan masing-masing.

Hmm… benar-benar harus banyak bersyukur sudah dilahirkan di Indonesia J. Semoga hak yang sama sebagai muslim bisa didapat oleh sahabat-sahabat kita di luar sana. Karena muslim harus bebas untuk belajar tentang agamanya, bebas untuk beribadah dan bebas untuk berkarya.

Untuk Sahabatku:

Barakallah… Berdjoeang!

Iklan

One thought on “Dia Sedang Belajar Membaca

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s