Orang Pinggiran

Bilik itu menjadi satu-satunya harta kami
Ya, bilik sebenar-benarnya bilik
Tempat dimana kami melepas lelah
Tempat dimana kami memeluk gelisah

Tak begitu luas memang, hanya 2 x 2 meter
Tak apa… Itu lebih dari cukup
Cukup untukku dan ibu
Bahkan lebih dari cukup untuk kelak jadi kubur kami
Kubur yang akan bercerita banyak tentang hidup kami

Dalam dinginnya malam,  Baca lebih lanjut

Ingat Tagihan Listrik, Ingat Dunia

Woww… Membengkak… Tagihan listrik membengkak…!!!

Gawaaaaat… Terpaksa harus mangkas uang makan nih..

Dasar boros… Ini sentilan buat kamu, perusak bumi…

Ya, bagaimana tidak.. Kamu itu:

  • gak nyabut charger kalau beres makai
  • ngebiarin laptop/pc dalam keadaan nyala sementara kamu tertidur pulas
  • ngebiarin air di bak sampai meluap
  • nonton acara tv tapi yang gak bermanfaat
  • lampu masih dinyalaain aja padahal udah terang-benderang

Itu balasan buat kamu,  sebagai kompensasi atas kerusakan yang kamu ciptakan.

Masih gak sadar ya?! Iya, kamu yang merusak bumi, yang menggunakan air dan listri seenakmu, boros…

Sentilan itu bahkan tak sebanding dengan kerugian yang kamu sebabkan :p

Tobat… tobat…

Gabung Yuk: Kampanye “Saatnya Bandung Bebas Sampah”

Share info kegiatan nih… Kalau ada rekan-rekan yang mau dan berkesempatan untuk berpartipasi, kami sambut dengan senang hati 😀 . Kalau ada yang mau turut menyebarkan info ini, silakan copas dan posting di blog, fb, milis, atau forum-forum yang teman-teman ikuti. Semoga kebaikannya turut mengalir pada kita.

Komunitas Anak Bumi adalah komunitas yang berisikan anak-anak, remaja, pemuda/i yang sadar dan peduli akan masalah lingkungan, mau bergerak dan berpartisipasi aktif dalam upaya penjagaan serta pelestarian lingkungan.

Di antara kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam komunitas ini adalah gerakan bersih-bersih bersama yang sejauh ini biasa dilakukan di Taman Ganesha. Komunitas anak bumi juga memberikan bimbingan pendidikan lingkungan untuk siswa/i sekolah dasar, SDN Banjarsari 1, 2, 3, serta SDN Plesiran, Bandung.
Kegiatan terdekat dari komunitas ini adalah kampanye “Saaatnya Bandung Bebas Sampah”, yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 7 November 2010 di area Dago car free day. Fokus dari kegiatan ini adalah tentang sampah yang kita tahu masih menjadi permasalahan di kota tercinta kita ini.
Konten acaranya terdiri atas:

– Pawai “Saatnya Bandung Bebas Sampah” oleh siswa/i SDN Banjarsari, scholars Putera Sampoerna Foundation, mahasiswa/i UPI dan ITB, serta unit dan LSM-LSM lingkungan.

– Orasi masalah lingkungan oleh Komunitas Taman Kota serta unit dan LSM lingkungan lainnya.

– Performance anak bumi, dari siswa/i SDN Banjarsari (meliputi drama, puisi, dsb yang bertemakan masalah lingkungan>sampah)

– Hiburan-hiburan di antaranya penampilan rampak gendang dari KABUMI UPI, tari pendet dari sanggar Bali, dan penampilan akustik Fitrah n’ friends

– Sosialisasi masalah lingkungan dan solusinya, pembagian sticker

– Deklarasi “Saatnya Bandung Bebas Sampah”

– Peresmian Komunitas Anak Bumi
Bagi siapa pun yang peduli pada masalah lingkungan terutama masalah sampah dan berkesempatan untuk datang, bergabunglah bersama kami. Teman-teman bisa mengikuti kegiatan ini dari mulai pawai yang akan dimulai dari Taman Dago (Cikapayang) dan berakhir di depan FO Gossip, Dago.

Untuk keseragaman, bagi teman-teman yang akan mengikuti pawai diharapkan untuk memakai baju berwarna hijau ^_^.
Acara dimulai dari pukul 07.30 WIB, kecuali bagi yang akan mengikuti pawai diharap hadir satu jam sebelumnya dan mendaftar ke stand panitia di depan FO Gossip, atau SMS sekarang juga ke 085659086767 dengan format: nama_asal (universitas/himpunan/unit/LSM/umum)*Ket: * pilih salah satu dan sebutkan nama universitas, himpunan, unit, atau LSM teman-teman.Kegiatan ini TERBUKA UNTUK UMUM.
Masalah lingkungan, masalah sampah adalah masalah kita bersama, dan menjadi tanggung jawab dari setiap diri kita. Mari buktikan bahwa kita peduli dan bisa menunjukkan aksi kita untuk lingkungan.

 

Catatan: Disarankan kepada teman-teman untuk membawa minum masing-masing, dan tidak disarankan membawa air minum kemasan. Kita akan mulai mereduksi sampah.

Polisi Lingkungan Cilik (Save Our Green)

save our green

Berawal dari sebuah kesadaran akan kondisi lingkungan hidup khususnya di Indonesia saat ini, sebuah organisasi bernama Sampoerna Foundation Scholars Club (SFSC) Bandung, dimana saya termasuk salah satu anggotanya, membuat sebuah program pelatihan polisi lingkungan cilik bertajuk “Save Our Green”.

Kendati pelaksanaan kegiatan sosial seperti ini sudah merupakan kewajiban kami sebagai scholars Putera Sampoerna Foundation (PSF), namun pada kegiatan kali ini tersimpan sebuah harapan besar. Harapan yang hasilnya mungkin tidak bisa dilihat secara instan, seminggu, sebulan, atau bahkan setahun. Ya, hasil dari pendidikan baru akan terlihat setelah sekian lama. Ketika pendidikan yang ditanamkan itu salah maka hasilnya baru akan terlihat beberapa tahun kemudian. Baca lebih lanjut