Bubblegram Imaging (kombinasi cryo-ME dan rekonstruksi komputer 3D)

virus dan struktur dalamnya

virus dan struktur dalamnya

(Sumber gambar: sciencedaily.com)

Pagi ini saya mampir ke sciencedaily dan membaca beberapa artikel. Hmm.. sudah lama rasanya tidak berlama-lama di warung ini, padahal dengan setia mampang di bookmark. Situs-situs hiburan (?) dan spot download film/serial masih menjadi favorit sepertinya -__-‘.

Dari beberapa artikel menarik yang sempat saya baca, saya tertarik untuk mengulas artikel tentang pendekatan untuk melihat sistem kerja dalam virus. Entah kenapa harus artikel ini. Mungkin karena saya senang dengan dunia micro, Arrietty ( 😆 ) dan semacamnya.

Yuph, artikel ini berisi tentang metode baru yang dikembangkan para ilmuwan, Dr. Lindsay Black dari University of Maryland Medical School bersama rekan-rekannya, untuk Baca lebih lanjut

Info Kuliah Gratis

Untuk teman, sodara, adik-adik atau ponakan, atau siapa pun :mrgreen: yang ingin kuliah tetapi tidak ingin membebani biaya kuliah kepada orang tua, atau tamat kuliah langsung penempatan di Kementerian RI, alternatifnya bisa daftar ke:

1. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online (4 april s.d. 20 Mei 2011 di www.stis.ac.id). Lokasi kuliah Jakarta

2. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id

Baca lebih lanjut

Putih Abu-abu Scholarship (PAS)

Putih Abu-abu Scholarship

Pemerintah Indonesia melalui program pendidikan sembilan tahun dan Bantuan Operasional Sekolah telah memberikan bantuan yang cukup significant dalam dunia pendidikan. Akan tetapi bantuan tersebut hanya dapat dirasakan bagi siswa-siswi yang telah masuk sekolah terlebih dahulu serta terbatas dari SD sampai SMP.

Melalui program PAS (Putih Abu-abu Scholarship) diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi siswa-siswi lulusan SMP untuk melanjutkan studinya. Terutama bagi siswa yang mempunyai kemampuan akademis cukup bagus, namun kurang dalam segi finansial.

*****

 

 

Baca lebih lanjut

Masih Pada Suka Ngitung Kancing?

bias reflection -.-'Ingatan saya sejenak mengembara ke masa lalu ketika ditanya apa itu monarkhi. Jreng… Kerajaan! That’s my answer. Ya, setahu saya monarkhi=kerajaan. Namun sang penanya bilang bahwa dalam dua dari opsi jawaban dalam sebuah soal yang tengah ia kerjakan adalah monarkhi dan kerajaan, terdapat pada opsi yang berbeda. 🙄

Weww… Saya tidak tahu apa pertanyaannya dan tidak mempertanyakannya kepada sang penanya. Yang saya katakan hanyalah tetap, monarkhi=kerajaan, sama, tidak berbeda, titik. Sebagai orang yang tidak mengetahui pertanyaannya apa ( :mrgreen: ), jika memang seperti itu setidaknya ada tiga kemungkinan:

  1. Jawaban dari pertanyaan itu bukanlah monarkhi atau pun kerajaan karena memang monarkhi=kerajaan melainkan opsi yang lain. Jika kerajaan ada di opsi A dan monarkhi di opsi D misalnya, maka kemungkinan jawabannya adalah opsi B, C, atau E. (Asumsi: soal tersebut tidak cacat)
  2. Jawabannya memang salah satu dari dua opsi yang sama itu, kerajaan atau monarkhi, dengan definisi kerajaan tidak sama dengan monarkhi. (Asumsi: definisi kerajaan memang tidak sama dengan monarkhi)
  3. Kita bisa menjawab salah satu dari dua opsi tersebut dan mana pun yang dipilih adalah benar karena kerajaan sama dengan monarkhi. (Asumsi: soal cacat, atau mungkin bonus 😆

Hmm… Saya pun terpancing untuk mencari tahu apakah memang ada perbedaan antara monarkhi dan kerajaan. Namun, sejauh ini yang saya temukan adalah tetap, monarkhi sama dengan kerajaan (monarkhi=kerajaan). Atau ada sahabat-sahabat yang bisa memberi saya pencerahan karena hal itu salah? 😀 cmiiw ya.. ^^

Baca lebih lanjut

Musim UTS

Oktober berlalu, tibalah November… Itu artinya musim UTS (alias Ujian Tengah Semester) di depan mata.

Berat sekali rasanya menghadapi UTS sementara pikiran tengah tersita untuk hal lain, heu… But somehow semua harus dilalui, dan akan terlalui..

UTS pertama sudah terlewati di hari kemarin dan UTS ke dua sudah melambai-lambai lagi. Hmm… indahnya hidup dipenuhi ujian :mrgreen:

Satu hal yang menjadi sindrom (pribadi) yang selalu dialami saat masa-masa ujian adalah malas, 🙄 . Ya, semakin bertubi-tubi ujian, semakin meningkatlah derajat kemalasan itu. Padahal harusnya bisa tancap gas nih…

Ada yang punya obatnya? 😀

 

Mohon do’a dari sahabat blogger semua, semoga kami diberi kelancaran dan kemudahan dalam melewati musim UTS ini… ^^

Are You Smarter than A Sixth Grader?

Ketidaktahuan kita baru terlihat dan kita rasakan ketika pertanyaan tentang sesuatu disodorkan pada kita. Ya, tidak jarang kita merasa baik-baik saja, bahkan merasa mengerti tentang sesuatu yang telah/pernah kita pelajari. Tapi sayangnya sering kali hal itu menipu. Buktinya baru terlihat ketika kita menjawab soal ujian, kalau dalam konteks pembelajaran di sekolah/kampus.

Semakin banyak pertanyaan yang tidak bisa kita jawab, semakin terang ketidaktahuan kita. Dan harusnya semakin memotivasi kita untuk mempelajarinya kembali (jika memang pernah dipelajari).

Baca lebih lanjut

Gabung Yuk: Kampanye “Saatnya Bandung Bebas Sampah”

Share info kegiatan nih… Kalau ada rekan-rekan yang mau dan berkesempatan untuk berpartipasi, kami sambut dengan senang hati 😀 . Kalau ada yang mau turut menyebarkan info ini, silakan copas dan posting di blog, fb, milis, atau forum-forum yang teman-teman ikuti. Semoga kebaikannya turut mengalir pada kita.

Komunitas Anak Bumi adalah komunitas yang berisikan anak-anak, remaja, pemuda/i yang sadar dan peduli akan masalah lingkungan, mau bergerak dan berpartisipasi aktif dalam upaya penjagaan serta pelestarian lingkungan.

Di antara kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam komunitas ini adalah gerakan bersih-bersih bersama yang sejauh ini biasa dilakukan di Taman Ganesha. Komunitas anak bumi juga memberikan bimbingan pendidikan lingkungan untuk siswa/i sekolah dasar, SDN Banjarsari 1, 2, 3, serta SDN Plesiran, Bandung.
Kegiatan terdekat dari komunitas ini adalah kampanye “Saaatnya Bandung Bebas Sampah”, yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 7 November 2010 di area Dago car free day. Fokus dari kegiatan ini adalah tentang sampah yang kita tahu masih menjadi permasalahan di kota tercinta kita ini.
Konten acaranya terdiri atas:

– Pawai “Saatnya Bandung Bebas Sampah” oleh siswa/i SDN Banjarsari, scholars Putera Sampoerna Foundation, mahasiswa/i UPI dan ITB, serta unit dan LSM-LSM lingkungan.

– Orasi masalah lingkungan oleh Komunitas Taman Kota serta unit dan LSM lingkungan lainnya.

– Performance anak bumi, dari siswa/i SDN Banjarsari (meliputi drama, puisi, dsb yang bertemakan masalah lingkungan>sampah)

– Hiburan-hiburan di antaranya penampilan rampak gendang dari KABUMI UPI, tari pendet dari sanggar Bali, dan penampilan akustik Fitrah n’ friends

– Sosialisasi masalah lingkungan dan solusinya, pembagian sticker

– Deklarasi “Saatnya Bandung Bebas Sampah”

– Peresmian Komunitas Anak Bumi
Bagi siapa pun yang peduli pada masalah lingkungan terutama masalah sampah dan berkesempatan untuk datang, bergabunglah bersama kami. Teman-teman bisa mengikuti kegiatan ini dari mulai pawai yang akan dimulai dari Taman Dago (Cikapayang) dan berakhir di depan FO Gossip, Dago.

Untuk keseragaman, bagi teman-teman yang akan mengikuti pawai diharapkan untuk memakai baju berwarna hijau ^_^.
Acara dimulai dari pukul 07.30 WIB, kecuali bagi yang akan mengikuti pawai diharap hadir satu jam sebelumnya dan mendaftar ke stand panitia di depan FO Gossip, atau SMS sekarang juga ke 085659086767 dengan format: nama_asal (universitas/himpunan/unit/LSM/umum)*Ket: * pilih salah satu dan sebutkan nama universitas, himpunan, unit, atau LSM teman-teman.Kegiatan ini TERBUKA UNTUK UMUM.
Masalah lingkungan, masalah sampah adalah masalah kita bersama, dan menjadi tanggung jawab dari setiap diri kita. Mari buktikan bahwa kita peduli dan bisa menunjukkan aksi kita untuk lingkungan.

 

Catatan: Disarankan kepada teman-teman untuk membawa minum masing-masing, dan tidak disarankan membawa air minum kemasan. Kita akan mulai mereduksi sampah.

Matching and Mirroring

(Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Mas Pathah yang telah mengajarkan kepada kami tentang ilmu ini, tentang pelajaran yang menurut saya sungguh berharga ^^)

Dua kata yang sesungguhnya memiliki kekuatan. Dua kata yang jika kita melakukannya pada orang lain maka kondisi positif kemungkinan besar akan terwujud. Dalam hal ini saya kaitkan dengan anak kecil (karena akhir-akhir ini saya begitu menyukai anak kecil). 😀

Ketika kita hendak berbicara kepada seorang anak kecil, contohnya saja kelas 6 SD (karena adik saya kelas 6, :mrgreen: ), cara paling baik adalah dengan menyamakan frekuensi kita dengan mereka. Sejenak kita tanggalkan jubah ke-jaim-an kita sebagai orang dewasa 😆 . Berbicara dan bersikap layaknya anak kecil ketika menghadapi mereka adalah cara terbaik. Tentu hal ini tidak akan terlalu sulit kita lakukan karena kita pernah mengalami masa-masa sebagai anak kecil. Kita tidak bisa memaksa mereka yang menyamakan frekuensinya dengan kita, karena berada di posisi kita saja mereka belum pernah. So… kitalah yang harus menurunkan frekuensi kita. Akan lebih baik ketika kita berbicara dengan mereka dengan menurunkan tinggi kita, bukan dengan merunduk, tapi dengan jongkok sehingga sama tinggi dengan mereka. Itu salah satu contohnya. Baca lebih lanjut

Cara Belajar yang Baik Menurut Hukum Newton

Terkait dengan Hukum Newton tersebut, ada beberapa tips tentang cara belajar yang baik yang disarankan:

1. Jangan belajar hanya pada saat menjelang ujian. Jika terlalu lama dalam keadaan diam (tidak belajar), maka kita semakin sulit untuk memulainya. Semakin lama kita tidak belajar, semakin besar kecenderungan kita untuk tetap tidak belajar.

2. Buat suatu keadaan sedemikian hingga seolah-olah Baca lebih lanjut

Teman Kecil Ali

Ali dan keluarganya pergi ke desa di pagi hari pada hari minggu untuk piknik.  Ibunya mengatur perlengkapan piknik di atas tanah. Ibunya telah memenuhi keranjang dengan wortel, kesukaan Ali.  Langsung saja, Ali duduk di bawah pohon.  Dia membaca buku dan memakan wortel.  Dia melihat seekor kelinci mendekati keranjang.  Ali duduk perlahan, mencoba untuk tidak menakuti sang kelinci kecil.

“Kamu pasti lapar, kelinci kecil,” katanya.

“Memang benar.  Aku sangat suka wortel,” sang kelinci setuju. Baca lebih lanjut