Ketakutan…

Ketakutan muncul bukan karena kita tidak mampu.

 

Ketakutan itu mengungkung karena kita mengukur siapa diri ini,

pantas tidaknya kita menjadi sesuatu,

layak tidaknya kita meraih sesuatu,

mampu tidaknya kita mewujudkan cita-cita itu.

 

Jadi, ketakutan itu sesungguhnya ada di sini…

Iklan

Psikologi Warna: What’s your color?

Terinspirasi dari perbincangan di sela-sela praktikum tadi siang. Bersama beberapa teman, saya ngobrol masalah warna. Nah, jadinya pengen nulis tentang sesuatu yang berhubungan dengan warna. Nyari-nyari deh akhirnya 😀 . Dan karena saya menyukai psikologi maka saya… Beginilah jadinya :mrgreen:

Merah, kuning, hijau dan biru merupakan empat warna utama menurut pakar psikologi. Sedikit berbeda sih memang kalau dibanding sama menurut pakar seni rupa. Seingat saya waktu belajar seni rupa semasa SMP, warna primer itu ada tiga: merah, kuning, dan biru. Adapun hijau itu merupakan warna hasil campuran biru dan kuning (kalau ga percaya cobain deh, he…). Well, ga masalah mau percaya sama yang mana asal jangan musyrik aja, 😆 .

BTW, setiap orang mungkin punya alasan masing-masing kenapa menyukai warna yang ini dan tidak yang itu, atau bahkan fanatik pada suatu warna (banyak yang kayak gitu). Ada yang karena warna tersebut memiliki kengangan yang spesial, ada yang karena ikut-ikutan, ada yang karena ingin dicap sesuatu (sebagai orang yang apa gitu…), dan sebagainya. No matter.. It’s OK. 😉

Meskipun belum bisa dipastikan dari sudut pandang sains, tetapi pada umumnya warna akan memiliki pengaruh atau sifat yang berbeda di dalam aspek kehidupan manusia katanya termasuk juga dari kepribadiannya. Dan berikut ini beberapa rahasia psikologi arti warna:

BIRU

Memberikan arti ketenangan yang sempurna. Memiliki kesan yang dapat menenangkan di denyut nadi, tekanan darah, pernapasan serta membantu di dalam meningkatkan kesehatan diri.

Jadi, mungkin penyuka warna biru ini orangnya kalem, tekanan darahnya normal, dan tidak memiliki permasalahan dengan pernapasan. 😆

BIRU TUA

Memberi arti yang melambangkan perasaan yang mendalam. Dan biasanya bersifat perasa, bijaksana, tidak mudah untuk tersinggung, bersikap tenang dan memiliki kenalan/rekan yang luas.

Hmm… boleh juga nih, he…

Baca lebih lanjut