Yes, I’m Indonesian

Baru baca artikel tentang hal-hal yang membuat warga Jepang merasa dirinya asli warga Jepang. Jawaban mereka unik-unik. Jadi terpikir apa yang membuat saya merasa asli warga Indonesia. Hmm…
Alasan-alasannya bisa jadi tidaj seluruhnya merupakan hal yang positif, baik dari sudut pandang saya atau pun orang lain. Beberapa hal yang membuat saya merasa asli warga Indonesia, terutama sejak saya tinggal di Istanbul, di antaranya:
1. Ketika saya bangun paling awal, sebelum shubuh. Atau ketika saya tidur paling cepat (ssbelum tengah malam). Hmm.. Akhir-akhir ini saya mulai biasa terjaga hingga lewat tengah malam :-(.
2. Ketika selalu ada nasi di meja makan, tidak peduli itu pada jam sarapan, makan siang atau pun makan malam :-). Di sini lazimnya nasi disajikan pada jam makan malam. Itu pun tidak bisa diharapkan ada setiap hari. Ok,,, di sini beras memang mahal. Tapi sepertinya bukan itu penyebab utamanya orang-orang di sini tidak makan nasi. *Setelah ini mau googling kenapa orang Eropa umumnya jarang makan nasi 😆
3. Ketika mandi merupakan
Baca lebih lanjut

Iklan

Lost in Turkey: Introduction (#1)

Jadi.. ceritanya saya ingin mengabadikan moment2 perjuangan yang saya lalui hingga saat ini, hingga saya bisa ada di titik penantian menuju keberangkatan ke negerinya Om Erdogan. Penting ga sih? Penting aja deh ya.. haha.. Siapa tahu ada yang bisa mengambil hikmah dan manfaat dari tulisan ini, someday :mrgreen:. Soalnya saya juga lumayan sering mendapat pengetahuan baru dari tulisan di beberapa blog, tentang pengalaman2 penulisnya sebelum, ketika atau setelah berkelana di negeri orang :-).

Dari dulu, salah satu cita-cita saya memang ingin belajar buat S2 atau S3 ke luar nagreg, eh negeri. I don’t know why exactly, tapi pernah baca tulisan kayak gini:

“I beg young people to travel. If you don’t have Baca lebih lanjut

Rapel dulu ya..

Ditinggal 4 hari, kangen banget sama blog. Dua hari pertama saya tidak bisa mengakses blog ini karena paket bulanan sudah habis, belum sempat beli pulsa lagi,, haha.. curcol.. Dua hari berikutnya saya pergi ke luar Bandung untuk sebuah kegiatan. Alhasil, 2+2=4 kan? (apa sih.. :p ).

Banyak yang ingin saya tuangkan di sini, terutama saat ke Indramayu selama dua hari kemarin, mulai dari berlari mengejar bus, sampai saat-saat romantis ketika berteduh di kuburan 😆 .

Indramayu nan dirindu,,,

Baca lebih lanjut